Pesan apakah yang terdapat dalam surat al-falaq ayat 3

Jakarta -

Mengenalkan agama ke anak bisa dimulai dengan mengajarkan mereka menghafal surat pendek di Al-Qur'an. Bunda bisa mulai membiasakan anak untuk membaca surat pendek ini setiap hari ya.

Salah satu surat pendek yang bisa diajarkan adalah surat Al-Falaq. Mengutip panduan Mari Mengaji dan Mengkaji Surah Al-Falaq dari laman Cendekia Kementerian Agama, surat al-Falaq merupakan surat ke-113 dalam Al-Qur'an. Surat ini diturunkan di Kota Madinah.

Surat ini dinamai Nabi dengan nama surah Qul a'uzu bi Rabb al-Falaq. Ada yang menamainya surat al-Falaq. Al-Falaq sendiri memiliki arti waktu subuh.

Surat ini bersama dengan surat An-Nas, dinamai juga surat al-Mu'awwizatain. Nama itu diambil dari kata kedua surat tersebut yang menggunakan kata a'uzu yang berarti aku berlindung.

"Al-Mu'awwizatain berarti dua surat yang menuntun pembacanya kepada tempat perlindungan," demikian isi penjelasan.

Berikut bacaan surat Al-Falaq yang terdiri dari 5 ayat:

قُلۡ اَعُوۡذُ بِرَبِّ الۡفَلَقِمِنْ شَرِّ مَا خَلَقوَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبوَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَد

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

Bacaan latin:

qul a'ụżu birabbil-falaq
min syarri mā khalaq
wa min syarri gāsiqin iżā waqab
wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad
wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad

Artinya:

"Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki'."

Tujuan diturunkannya surat Al-Falaq

Tujuan diturunkannya surat Al-Falaq adalah untuk menanamkan keyakinan seorang Muslim bahwa tidak ada yang dapat mengakibatkan mudarat tanpa izin Allah SWT. Tidak ada pula yang dapat melindungi, kecuali Yang Mahakuasa.

Aisyah r.a., istri Rasulullah SAW., berkata:

"Rasulullah meniupkan untuk dirinya Al-Mu'awwizatain saat mengalami sakit menjelang wafatnya. Dan ketika keadaan beliau sudah amat parah, aku membacakan untuknya dan mengusapkan dengan tangan beliau, kiranya memperoleh berkat surat ini." (H.R. Al-Bukhari dan Muslim)

Pesan apakah yang terdapat dalam surat al-falaq ayat 3
Ilustrasi anak belajar agama/ Foto: Getty Images/ibnjaafar

Makna surat Al-Falaq

Makna utama surat Al-Falaq adalah untuk mengajarkan kita agar sadar diri dan memohon perlindungan hanya kepada Allah SWT, terutama dalam menghadapi kejahatan, Bunda.

Berikut 5 pesan dari kandungan Surat Al-Falaq yang bisa diajarkan ke anak seperti melansir dari buku panduan Kemenag dan buku Tafsir Inspiratif: Ayat-ayat Al-Qur'an Pilihan Penggugah Jiwa oleh KH. DR. M. Tata Taufik:

1. Gambaran tentang sifat buruk manusia yang perlu dijauhi

Salah satu sebab utama munculnya kejahatan adalah iri hati (hasad). Hasad adalah iri hati atas nikmat yang dimiliki orang lain dengan harapan nikmat itu hilang darinya. Hasad juga berarti kedengkian terhadap orang lain dengan harapan orang itu terus menerus berada dalam kekurangan dan kepedihan

"Tidak dibenarkan hasud (menginginkan) perolehan apa yang diperoleh orang lain, kecuali dalam dua hal. Terhadap yang dianugerahi harta oleh Allah kemudian ia menafkahkannya dengan hak (benar) dan terhadap orang yang dianugerahi ilmu kemudian dia amalkan dan ajarkan." (H.R. Al-Bukhari dan Muslim melalui Ibnu Mas'ud r.a)

Surat Al-Falaq juga memberikan gambaran umum tentang kehidupan. Maknanya bahwa kehidupan tidak terlepas dari upaya-upaya jahat yang dilakukan seseorang untuk mencelakai orang lain, terutama karena sifat buruk seperti dengki dan hasud untuk bisa melakukan apa pun.

Bunda bisa mengajarkan ke anak untuk menjauhi sifat dengki dan hasud ini ya. Si Kecil pun harus bisa memahami bahwa di kehidupan ini, ada orang jahat yang rela melakukan apa pun untuk mencapai tujuannya.

2. Manusia diingatkan untuk selalu memohon perlindungan dari Allah SWT

Allah SWT membimbing umat-Nya untuk senantiasa selalu memohon perlindungan dari kejahatan yang dilakukan makhluk ciptaan Allah. Sifat buruk ini biasanya muncul dalam kegelapan malam hingga waktu subuh.

"Kejahatan makhluk-Nya biasanya muncul dalam kegelapan malam serta memanjang sampai waktu subuh, yakni kejahatan penyihir dengan segala tata cara yang mereka lakukan," kata Tata Taufik.

Ayat kedua dan ketiga surat Al-Falaq mengandung makna tentag permohonan untuk mendapat perlindungan dari keburukan makhluk ciptaan Allah SWT. Baik yang datang dari diri sendiri maupun dari makhluk lainnya, baik yang sudah dialami atau belum dialami seseorang.

3. Dasar kejahatan adalah dengki

Kejahatan dari semuanya itu berdasar dari sifat dengki yang dimiliki seseorang. Jelaskan ke anak bahwa sifat ini perlu dijauhi karena bisa menimbulkan akibat yang merugikan bagi orang lain, Bunda.

4. Berlindung dari kejahatan dengan membaca surat Al-Falaq

Untuk menangkal berbagai upaya jahat makhluk-makhluk Allah SWT, ajarkan anak untuk berlindung kepada Pencipta yang menguasai makhluk-Nya. Caranya dengan membaca surat Al-Falaq ini ya. Surat ini bisa dibaca bersamaan dengan surat An-Nas sebelum anak tidur, bangun tidur, atau menjelang malam.

"Dengan membaca surat Al-Falaq, berarti seseorang telah memohon perlindungan kepada Allah SWT," ujar Tata Taufik.

Nabi SAW bersabda:

"Tiga hal yang merupakan sumber segala dosa. Hindarilah dan berhati-hatilah terhadap ketiganya. Hati-hatilah terhadap keangkuhan karena keangkuhan menjadikan iblis enggan sujud kepada Adam. Hati-hatilah terhadap loba (tamak) karena ketamakan mengantar Adam memakan (buah) pohon terlarang, dan hati-hatilah terhadap iri hati karena kedua anak Adam (Qabil dan Habil), salah satu di antaranya, membunuh saudaranya akibat dorongan iri hati." (H.R. Ibnu 'Asakir melalui Ibnu Mas'ud r.a)

5. Membaca surat Al-Falaq untuk menyembuhkan sakit

Bunda bisa mengajarkan anak untuk membaca surat Al-Falaq sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah SAW ya. Caranya yakni membaca lalu meniupkan ke kedua telapak tangan, lalu mengusapannya ke wajah, kepala, dan anggota badan lain.

Artinya kita memohon perlindungan kepada Allah dengan membaca doa untuk menghilangkan penyakit dan Allah yang akan menyembuhkannya.

Simak juga kiat mengenalkan agama ke anak, dalam video berikut:

(ank/rap)

Daftar Isi > Al-Falaq > Al-Falaq 3

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

Arab-Latin: Wa min syarri gāsiqin iżā waqab

Artinya: Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

« Al-Falaq 2 ✵ Al-Falaq 4 »

Ingin pahala jariyah dan bonus buku Rahasia Rezeki Berlimpah? Klik di sini untuk mendapatkan

Tafsir Surat Al-Falaq Ayat 3 (Terjemah Arti)

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Falaq Ayat 3 dengan text arab, latin dan artinya. Terdokumentasikan aneka ragam penjabaran dari banyak ulama terkait kandungan surat Al-Falaq ayat 3, sebagiannya seperti tertera:

Pesan apakah yang terdapat dalam surat al-falaq ayat 3
Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan dari keburukan malam yang sangat gelap apabila ia datang dan menyebar,dan yang  ada padanya dari keburukan-keburukan dan gangguan-ganguan

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

3. Dan aku berpegang teguh kepada Allah dari kejahatan yang muncul pada malam hari, dari hewan melata maupun pencuri.

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah3. Aku berlindung kepada Allah dari keburukan malam hari ketika telah gelap gulita.

Penyebutan (غاسق) dengan lafazh nakirah untuk menunjukkan bahwa itu bersifat umum. Dan firman-Nya (وقب) yakni kegelapannya telah masuk pada segala hal, dan itu merupakan waktu orang-orang jahat melakukan kejahatan yang mereka inginkan.

Ingin pahala jariyah dan bonus buku Rahasia Rezeki Berlimpah? Klik di sini untuk mendapatkan

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah3. وَمِنۡ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ‏ (dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita) Yakni dan aku berlindung kepada-Nya dari keburukan malam jika telah datang.

Dikatakan: karena pada malam hari hewan-hewan buas keluar dari liangnya, dan orang-orang jahat mulai keluar untuk berbuat kerusakan.

Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia1 ). { وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ } Yakni : jika malam telah masuk, dan siapapun yang mengamati bagaimana kejahatan itu terjadi, dia akan mendapati kebanyakan kejadiannya pada malam hari, pada waktu itu juga para syaithon-syaithon bertebaran, juga mereka yang berkeinginan jahat pada orang lain, maka patutlah bagi orang-orang beriman mendapati hidupnya dalam kebahagiaan karena malam mereka dihabiskan dengan ibadah, mereka menghindari begadang yang tidak bermanfaat,.

2 ). { وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ } "Ghosiqin" yakni malam, dan Allah telah memerintahkan hamba-Nya agar mereka memohon perlindungan kepada-Nya dari kejahatan makhluk-Nya, adapun penyebutan malam pada surah secara khusus; karena kebanyakan terjadinya kemaksiatan dan kejahatan pada malam hari, pencurian banyak terjadi pada malam hari, hama juga keluar pada malam hari, dan ulama mengatakan : pengaruh dari sihir kebanyakan terjadi pada malam hari.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

3-4. Dan Aku berlindung kepada Allah dari keburukan malam saat aku bertemu makhluk (jahat) dalam kegelapannya. “Al-Ghasiq” adalah malam yang kegelapannya sangat pekat. Dan kata “Waqab” artinya adalah kegelapan malam menjadi semakin pekat. Aku berlindung kepada Allah dari keburukan para tukang sihir yang merusak manusia dengan sihirnya. “An-Nafatsat” adalah bentuk jamak dari kata “An-Nafatsah”. An-Naftsu adalah tiupan ringan. ‘Uqad adalah jamak dari kata “’uqdah” yaitu sesuatu yang dijerat menggunakan tali atau semacamnya, sehingga ikatan itu terurai. Allah memerintahkan Jibril untuk membantu Rasulallah SAW, lalu dia berkata:”Dengan menyebut nama Allah, aku membantumu dari setiap hal yang menyakitimu, yaitu dari pendengki dan pengintai, dan Allah akan menyembuhkanmu”. Maka berkuranglah pengaruh sihir ini terhadap Nabi yang semata-mata terjadi di urusan dunia saja (tidak berhubungan dengan wahyu) ketika beliau dalam keadaan agak sakit. Itu menunjukan gambaran peristiwa itu. Gambaran itu terjadi ketika dalam keadaan bermimpi.

Ingin pahala jariyah dan bonus buku Rahasia Rezeki Berlimpah? Klik di sini untuk mendapatkan

Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Dari kejahatan malam} malam {apabila telah gelap gulita} menjadi gelap

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

3. Kemudian Allah menyebutkan secara khusus setelah menyebutkan secara umum seraya berfirman, “Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,” yakni dari kejahatan apa pun yang ada di malam hari ketika kegelapan menutupi manusia dan kala banyak ruh-ruh jahat gentayangan, dan binatang-binatang yang menyakitkan bertebaran.

Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan, anggota Lajnah Daaimah (Komite Fatwa Majelis Ulama KSA)غَاسِقٍ : Malam apabilah menjadi gelap gulita, dan matahari pun pergi, maka ketika malam telah tiba dengan gelapnya, pada saat itu akan bermunculan begitu banyak keburukan dan kejahatan, sehingga bahaya yang ditimbulkan oleh kejahatan tersebut berdampak buruk pula pada manusia, oleh karena itu kita dianjurkan untuk meminta perlindungan kepada Allah dari segala bahaya kejahatan yang terjadi pada malam yang gelap gulita, baik itu kejahatan yang ditimbulkan oleh perbuatan manusia, ataupun kejahatan yang disebabkan oleh ulah para syaithon, bahkan setiap kita harus meminta perlindungan dari keburukan yang disebabkan oleh diri kita sendiri.

( وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ) ( Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita ) غَاسِقٍ adalah : الظلام yakni gelap , Allah berfirman : { أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ } ( Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam ) [ Al-Isra' : 78 ] .

Ingin pahala jariyah dan bonus buku Rahasia Rezeki Berlimpah? Klik di sini untuk mendapatkan

Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, ulama besar abad 14 Hوَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ “dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,” Al-Ghasiq dikatakan bahwa kata tersebut bermakna malam hari. Dikatakan jika bermakna rembulan. Yang tepat adalah maknanya mencakup keduanya. Sedangkan yang pertama, karena Allah Ta’ala berfirman: أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ “Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam”(QS. Al-Isra: 78) Waktu malam di dalamnya banyak keluar binatang bintang berbisa dan binatang-binatang buas, oleh kerenanya memohon perlindungan dari keburukan al-ghasiq yang bermakna malam. Sedangkan rembulan, sebagaimana datang dalam hadits dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam memperlihatkan bulan kepada ‘Aisyah, lalu bersabda: هَذَا هُوَ الْغَاسِقُ “Inilah al-ghasiq” Disebut Ghasiq karena kemunculannya pada malah hari.

Firman Allah Ta’ala: وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ “dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,” adalah ma’thuuf kepada: مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ “dari kejahatan makhluk-Nya,” termasuk pengathafan yang khusus kepada yang umum. Karena al-Ghasiq adalah termasuk makhluk-makhluk Allah ‘Azza Wa Jalla, dan firman-Nya: إِذَا وَقَبَ Maknanya: Apabila telah memasuki waktunya. Maka malam hari jika sudah memasuki waktu dengan kegelapannya adalah ghasiq, dan juga bulan jika telah mengeluarkan cahayanya itu pun adalah ghasiq. Dan ini semua tidak terjadi kecuali saat malam hari telah tiba.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Falaq ayat 3: Allah (juga) memerintahkannya agar berkata kepada manusia : Sungguh aku berlindung kepada Allah dari keburukan malam jika datang kegelapannya yang sangat, yang menutupi bumi. Karena jika malam telah tiba, menyebarlah segala makhluk dan setan, dan memperbanyak keburukan dan kemaksiatan. Oleh sebab itu dikatakan : Malam lebih tersembunyi dibandingkan kebinasaan.

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Falaq Ayat 3

Dan aku berlindung pula dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita pada waktu malam muncul hewan-hewan yang membahayakan dan pada waktu itu pula rencana jahat biasa disusun. 4. Dan aku berlindung pula dari kejahatan perempuan-perempuan penyihir yang meniup pada buhul-buhul dengan rapalan-rapalan yang dilafalkannya. Mereka bekerja sama dengan setan untuk menimpakan keburukan kepada orang yang di sihir melalui cara cara tertentu, di antaranya dengan meniup buhul-buhul.

Ingin pahala jariyah dan bonus buku Rahasia Rezeki Berlimpah? Klik di sini untuk mendapatkan

Demikianlah beragam penafsiran dari para mufassirin mengenai isi dan arti surat Al-Falaq ayat 3 (arab-latin dan artinya), moga-moga memberi kebaikan untuk kita semua. Dukunglah kemajuan kami dengan memberikan backlink ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Dapatkan pahala jariyah dengan mengajak membaca al-Qur'an dan tafsirnya. Plus dapatkan bonus buku digital "Rahasia Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis

Pesan apakah yang terdapat dalam surat al-falaq ayat 3

Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah Ta'ala untuk membaca Al-Quran dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yg mau dibaca, klik nomor ayat yg berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut:

*Bantu share info berharga ini*

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah: