Jelaskan tentang penyebaran potensi sumber daya alam di darat

tirto.id - Sumber daya alam (SDA) yang tidak dapat diperbarui merupakan sumber daya alam yang berjumlah relatif statis karena tidak ada penambahan, atau pembentukannya sangat lambat.

Sehingga untuk pembentukannya memerlukan waktu ratusan bahkan jutaan tahun. Contohnya bahan mineral, minyak tanah, gas bumi, batubara, dan barang tambang dan sumber daya fosil lainnya.

Melansir modul Geografi Kelas IX (2020), bahwa berdasarkan daya pakai dan nilai konsumtifnya, sumber daya ini terdapat dua golongan, yaitu :

1. Sumber daya alam yang tidak cepat habis

Tidak cepat habis karena nilai konsumtif terhadap barang itu relatif kecil dan hanya memanfaatkannya dalam jumlah sedikit. Serta dapat dipakai secara berulang-ulang, sehingga tidak cepat habis. Contohnya intan, batu permata, dan logam mulia (emas).

2. Sumber daya alam yang cepat habis

Hal ini karena nilai konsumtif terhadap barang itu relatif tinggi dan menggunakannya dalam jumlah banyak. Selain itu , daur ulangnya sukar dilakukan. Contohnya bensin, gas alam, dan bahan bakar lainnya.

Potensi & Persebaran SDA yang Tak Dapat Diperbarui

Berikut ini adalah potensi dan persebaran SDA yang tdak dapat diperbarui, seperti dikutip modul e-Modul Kemdikbud Geografi (2019):

1. Sumber Daya Alam Pertambangan

Dalam UUD 45 pasal 33 ayat 3 menyatakan “Bumi air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat."

Berdasarkan ayat di atas, segala sesuatu yang terkandung di bumi Indonesia termasuk barang tambang dikuasai negara.

Berdasarkan UU No.4 Tahun 2009, Pertambangan merupakan suatu kegiatan dalam rangka penelitian pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batu bara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pascatambang.

Hasil pertambangan memiliki peranan sebagai berikut :

  • Menambah pendapatan negara karena dapat diekspor ke luar negeri.
  • Memperluas lapangan kerja.
  • Memajukan bidang transportasi dan komunikasi.
  • Memajukan industri dalam negeri.

Oleh karena itu, hasil tambang di Indonesia menjadi salah satu tumpuan ekonomi yang terbesar, di antaranya adalah minyak bumi, gas alam, batu bara, timah, emas, perak, belerang, dan lain-lain.

2. Sumber Daya Alam Kelautan

Luas laut Indonesia mencakup 2/3 dari seluruh luas wilayah Indonesia, yaitu 5,8 juta km2. Di dalam laut tersebut, tersimpan kekayaan alam yang luar biasa besarnya.

Potensi sumber daya laut Indonesia tidak hanya berupa ikan, tetapi juga bahan tambang seperti minyak bumi, nikel, emas, bauksit, pasir, bijih besi, timah, dan lain-lain yang berada di bawah permukaan laut.

Kekayaan yang dapat dimanfaatkan dari sumber daya laut yang lain adalah sumber daya alam berupa mangrove, terumbu karang, dan lain-lain. Sumber daya tersebut dikenal dengan sumber daya pesisir.

3. Sumber Daya Alam Pariwisata

Pariwisata adalah kegiatan ini sering dihubungkan dengan perjalanan seseorang atau sekelompok orang ke suatu wilayah tertentu dengan tujuan untuk bersenang-senang, di luar kegiatan rutin atau pekerjaan harian.

Wisatawan adalah setiap orang yang bepergian dari tempat tinggalnya untuk berkunjung ke tempat lain dengan menikmati perjalanan dan kunjungan tersebut.

Tujuan pariwisata ternyata tidak hanya untuk berlibur atau rekreasi, melainkan berhubungan dengan olah raga, pekerjaan, dan tujuan pendidikan. Potensi pariwisata Indonesia ada wisata alam dan wisata budaya.

4. Sumber Daya Alam Kehutanan

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkunganya, yang satu dengan yang lainnya tidak dapat dipisahkan.

Sumber daya alam kehutanan sendiri di antaranya adalah hutan hujan tropis, hutan hujan, hutan sabana, hutan rawa dan lain-lain.

Baca juga:

  • Sumber Daya Alam Sagu di Indonesia: Wilayah Persebaran & Asal-usul
  • Apa Pengertian dan Klasifikasi Sumber Daya Alam?
  • Cara Menjaga & Memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) Serta Contohnya

Baca juga artikel terkait SUMBER DAYA ALAM atau tulisan menarik lainnya Olivia Rianjani
(tirto.id - olr/ulf)


Penulis: Olivia Rianjani
Editor: Maria Ulfa
Kontributor: Olivia Rianjani

Subscribe for updates Unsubscribe from updates

tirto.id - Sumber daya alam (SDA) yang dapat diperbarui adalah sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan dan dihasilkan terus-menerus, baik oleh alam itu sendiri maupun melalui bantuan manusia.

Meskipun demikian, penggunaan sumber daya alam jenis ini harus diperhatikan sebaik mungkin, karena kesalahan dalam memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbarui ini dapat mengakibatkan kerugian.

Misalnya, terjadi pencemaran lingkungan terhadap air dan udara akan mengakibatkan hilangnya manfaat yang dapat diperoleh dari air atau udara tersebut.

Potensi dan Persebaran SDA yang Dapat Diperbarui

Adapun yang tergolong sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah hidrosfer (sungai, danau, waduk, laut) dan atmosfer (angin, suhu, kelembaban, curah hujan, sinar matahari, bulan).

Mengutip modul Geografi 2 Kelas XI (2007), berikut ini adalah potensi dan persebaran sumber daya alam yang bisa diperbarui:

a. Air Sungai

Sungai merupakan suatu sumber daya alam yang sangat penting dan mendukung bagi kehidupan manusia. Pada masa lalu sungai banyak digunakan oleh masyarakat sebagai sarana komunikasi dan transportasi sehingga banyak permukiman yang berkembang di sekitar sungai.

Misalnya, sungai-sungai di Pulau Kalimantan (Sungai Kapuas, Sungai Barito, Sungai Mahakam) dan Sumatra (Sungai Musi, Sungai Batanghari, dan Sungai Indragiri).

Sungai berfungsi juga sebagai lokasi wisata, seperti untuk arung jeram, seperti di Sungai Cimandiri (Sukabumi, Jawa Barat) sehingga mendatangkan pendapatan bagi masyarakat di sekitarnya. Sungai dapat juga dijadikan sebagai sarana pengairan bagi sejumlah lahan pertanian.

Sungai sebagai zona kehidupan merupakan tempat perkembangbiakan biota air, seperti ikan dan sejenisnya. Biota tersebut sangat dibutuhkan dalam kehidupan.

Selain itu, sungai berfungsi sebagai penyedia air untuk kebutuhan rumah tangga. Beberapa sungai besar di Pulau Jawa yang memiliki potensi yang besar, di antaranya Sungai Citarum, Cimanuk, Serayu, dan Bengawan Solo.

b. Danau dan Waduk

Danau terbentuk secara alamiah oleh proses geologi (tenaga endogen), tektonisme, maupun vulkanisme. Adapun waduk merupakan buatan manusia dengan membuat tanggul atau bendungan sehingga air sungai naik dan menggenangi daerah tersebut.

Danau dan waduk berfungsi sebagai pengatur sungai terutama pada waktu hujan agar sungai tidak meluap, tempat rekreasi, tempat olah raga air, pembangkit tenaga listrik, pengairan bagi lahan pertanian, sumber air bersih, meningkatkan cadangan air tanah karena proses resapan, dan tempat budidaya ikan tawar.

Beberapa danau dan waduk yang cukup potensial, di antaranya Waduk Jatiluhur, Cirata, Saguling, Kedung Ombo, Danau Batur, Toba, Maninjau, Singkarak, Kerinci, Ranau, Luar, Bekuan, Jempang, Semayang, Riam Kanan, Poso, Matana, Towuti, Tempe, Limboto, Tondano, dan Panjai.

c. Laut

Laut sebagai salah satu sumber daya alam yang dapat diperbarui dapat menghasilkan berbagai jenis ikan yang sangat kaya akan protein hewani. Jika pemanfaatan laut disesuaikan dengan laju pertumbuhan ikan, sumber daya alam tersebut dapat dimanfaatkan secara terus menerus sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

d. Angin

Angin merupakan salah satu sumber daya alam yang dihasilkan karena perbedaan tekanan udara akibat adanya perbedaan penyinaran matahari dan sifat batuan.

Angin (udara) sangat membantu dalam kehidupan manusia karena berfungsi sebagai penampung berbagai gas atau unsur yang dibutuhkan, seperti O2, O3, dan N, di antaranya adalah:

  • Sebagai pengaduk udara agar memiliki komposisi yang hampir sama;
  • Sebagai pembawa uap air sehingga dapat mendistribusikan hujan ke berbagai wilayah;
  • Kekuatan angin yang tetap dapat dimanfaatkan sebagai tenaga listrik dan tenaga untuk memompa air, seperti yang ada di negeri Belanda.

e. Suhu, Kelembapan Udara, dan Sinar Matahari

Suhu dan kelembaban udara sangat dipengaruhi sinar matahari. Semakin tinggi sinar matahari menyinari permukaan bumi maka suhu udaranya relatif akan semakin tinggi.

Adapun untuk kelembaban dipengaruhi juga oleh uap air yang ada di sekitarnya. Suhu, kelembaban, dan sinar matahari tergolong sumber daya alam yang dapat diperbarui karena dapat bermanfaat secara terus menerus sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

f. Bulan

Bulan merupakan salah satu sumber daya alam karena kemampuan memantulkan sinar matahari sehingga dapat menerangi permukaan bumi walaupun tidak seterang matahari.

Sumber daya bulan yang sangat bermanfaat adalah gravitasinya sehingga menyebabkan adanya pasang dan surut air laut. Tenaga ini dapat dijadikan media untuk mengatur aliran air irigasi bagi sebagian daerah pertanian pasang surut.

Tenaga aliran akibat pasang dan surut dapat juga dimanfaatkan menjadi tenaga pembangkit listrik walaupun dalam skala yang terbatas.

Baca juga:

  • Apa Pengertian dan Klasifikasi Sumber Daya Alam?
  • Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam yang Tak Dapat Diperbarui
  • Sumber Daya Alam Sagu di Indonesia: Wilayah Persebaran & Asal-usul

Baca juga artikel terkait SUMBER DAYA ALAM atau tulisan menarik lainnya Maria Ulfa
(tirto.id - ulf/ulf)


Penulis: Maria Ulfa
Penyelia: Addi M Idhom

Subscribe for updates Unsubscribe from updates

Video yang berhubungan

Postingan terbaru

LIHAT SEMUA