Sebutkan beberapa contoh kerajinan yang menggunakan teknik mozaik yang kalian ketahui

Merdeka.com - Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak bisa lepas dari seni, terutama seni rupa. Cabang seni yang dapat dinikmati secara visual oleh mata ini, terbagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah mozaik. Adapun bentuk dari jenis seni rupa ini merupakan karya dua dimensi berupa kepingan atau bahan yang ditempel pada bidang datar.

Secara umum, mozaik merupakan karya seni rupa dua dimensi atau tiga dimensi yang menggunakan media beragam jenis material. Biasanya, mozaik dibuat dari kepingan-kepingan yang sengaja dipotong sesuai keinginan. Nantinya, potongan-potongan tersebut akan disusun dengan cara disusun di bidang yang datar menggunakan perekat.

Seiring berjalannya waktu, seni mozaik semakin diminati oleh semua kalangan. Bahkan, beberapa lembaga pendidikan formal telah menggunakan jenis seni rupa ini untuk melatih kemampuan para peserta didik. Selain dapat meningkatkan kreativitas, mozaik juga memiliki beragam fungsi yang baik untuk pembentukan karakter anak.

Lantas, apa saja fungsi mozaik dan bagaimana cara membuatnya? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari laman Cek Bagus berikut:

2 dari 4 halaman

©2020 Merdeka.com/Instagram @info_surabaya

Sama seperti jenis seni rupa lainnya, sebelum membuat seni mozaik, Anda harus menentukan sebuah ide atau gagasan yang ingin disampaikan melalui karya tersebut. Meski demikian, mozaik memiliki perbedaan cukup mendasar dengan jenis seni rupa lainnya, terutama bahan atau media yang digunakan.

Seni mozaik membutuhkan bahan-bahan berupa lembaran atau bersifat kepingan. Adapun beberapa bahan atau media yang biasa digunakan adalah daun, kertas, kepingan kaca, pecahan keramik, bijian, dan masih banyak lagi. Beberapa kepingan bahan material tersebut akan digabung dan membentuk suatu pola atau sebuah gambar yang indah.

Di samping itu, mozaik sendiri hingga kini masih banyak digunakan pada seni arsitektur bangsa Romawi. Tentunya, hal ini tidak lepas dari sejarahnya, yang mana sejak dahulu Romawi terkenal sekali dengan karya-karya mozaiknya.

3 dari 4 halaman

©Judy Castelli

Setelah mengenal beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat mozaik, kini Anda sudah bisa mencobanya sendiri di rumah. Adapun langkah-langkah pembuatan mozaik ialah seperti berikut:

Alat dan bahan-bahan

• Lem• Pensil• Kertas• Kepingan kaca• Kepingan keramik• Cangkang telur• Bebatuan• Kancing baju

• Daun

Cara membuatnya:

1. Langkah pertama, bentuk pola pada kertas sesuai dengan tema yang diinginkan.

2. Setelah itu, tempelkan beberapa bahan tersebut menggunakan lem sesuai pola yang sebelumnya sudah Anda bentuk.

3. Jika semua pola sudah tertutupi, langkah berikutnya yaitu menjemur kertas tersebut hingga kering.

4 dari 4 halaman

Mozaik merupakan salah satu jenis karya seni yang mengandung kreativitas tinggi. Hal ini karena karya mozaik mengandung beberapa unsur di dalamnya seperti seni tempel, gambar, dan lainnya. Oleh kerena itu, jenis seni rupa satu ini sangat cocok digunakan untuk mengembangkan potensi serta meningkatkan kreativitas anak yang masih usia dini.

Salah satu fungsi mozaik bagi anak usia dini ialah mampu mengembangkan kemampuan daya pikir, fisik, rasa cinta keindahan, dan kreativitas. Selain fungsi edukatif, ada beberapa fungsi mozaik lainnya, di antaranya sebagai berikut:

Fungsi Sosial

Mozaik merupakan salah satu jenis seni rupa yang mampu meningkatkan kepekaan di lingkungan sekitar. Dengan kata lain, melalui media ini, dapat membantu anak untuk belajar menyelesaikan beragam persoalan sosial. Selain itu, melalui seni mozaik, dapat meningkatkan nalar berpikir anak-anak untuk senantiasa mencintai lingkungan sekitar.

Fungsi Psikologis

Selain memiliki fungsi sosial, membuat mozaik juga dapat dijadikan fungsi terapeutik untuk sarana sublimasi dan releksasi. Melalui media ini, mampu memberi ruang untuk anak-anak agar bisa berekspresi serta menyalurkan beragam permasalahan yang pernah dialami anak.

\Mozaik adalah karya seni yang dibuat menggunakan kaca atau ubin keramik dan nat (semen instan) untuk menciptakan gambar tertentu. Karya seni ini mulai dikenal jauh sejak 1500 SM di seluruh dunia. Kita bisa menemukan mozaik menghiasi langit-langit katedral dengan detail yang rumit atau bisa juga ditemukan dalam pola sederhana pada meja kopi di rumah Anda. Dengan latihan, Anda bisa membuat mozaik sendiri yang sesuai kebutuhan.

  1. 1

    Pilihlah bahan yang hendak digunakan. Pecahan bahan yang digunakan dalam seni mozaik disebut tessera. Tessera bisa berupa kaca, batu, porselen, kerang, atau apa pun yang bisa Anda temukan. Anda juga harus mengumpulkan benda-benda lain yang ingin disertakan sebagai hiasan tambahan.

  2. 2

    Pilih alas untuk menempelkan ubin mozaik. Meja, pot bunga, tempat mandi burung, atau batu pijakan adalah beberapa benda yang bisa digunakan sebagai alas.

  3. 3

    Tentukan pola yang ingin Anda buat mozaik.

  4. 4

    Transfer desain ke alas. Letakkan alas di atas permukaan yang rata dan mulailah mengatur tata letak tessera. Gunakan alat pemotong kaca atau ubin untuk memotongnya ke ukuran yang diinginkan. Anda juga bisa menggunakan palu untuk memecahkannya. Pastikan potongannya bersih dari kotoran atau serpihan sebelum dipasang.

  5. 5

    Campurlah adukan semen sesuai dengan saran yang tertera pada kemasan. Aplikasikan semen pada alas menggunakan sendok semen atau sekop. Selagi masih basah, tekanlah ubin mozaik dengan hati-hati ke adukan semen. Aplikasikan ubin mulai dari salah satu sudut desain dan kerjakan sesuai urutan per baris. Pastikan Anda menyisakan cukup ruang di antara setiap ubin untuk adukan nat. Anda juga bisa memilih untuk mengaplikasikan adukan langsung pada ubin mozaik, seperti mengoleskan mentega pada roti panggang. Aplikasikan potongan yang sudah diberi adukan langsung ke alas dan tekanlah untuk menguatkan ubin pada tempatnya.

  6. 6

    Diamkan adukan hingga kering. Waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkannya bervariasi, tergantung jumlah yang digunakan. Jadi, ikutilah anjuran yang tertera pada kemasan. Untuk karya berukuran sedang, waktu yang dibutuhkan kurang lebih 24 jam. Sedangkan mozaik luar ruangan harus didiamkan selama sekitar 72 jam. Bersihkan ubin mozaik sekali lagi untuk membuang sisa adukan yang mungkin meleleh ke permukaan ubin.

  7. 7

    Siapkan adukan nat. Nat tersedia dalam berbagai warna dan ada pewarna yang bisa Anda tambahkan ke nat untuk mengubah ronanya. Pilihlah warna yang bisa menciptakan aksen bagi mozaik Anda. Aduk nat dengan mengikuti instruksi yang tertera pada kemasannya.

  8. 8

    Aplikasikan nat menggunakan sendok semen. Isilah celah di antara ubin. Nat harus agak menutupi mozaik agar celah di antara ubin tertutup rapat.

  9. 9

    Diamkan nat selama 20 menit atau sesuai waktu yang disarankan pada kemasannya. Seka mozaik dengan spons bersih dan air hangat. Bilaslah spons secara teratur saat Anda menyeka nat dari permukaan ubin.

  10. 10

    Lapisi mozaik dengan vernis. Vernis akan melapisi ubin dan melindunginya dari kerusakan, terutama untuk mozaik luar ruangan yang terpapar oleh fluktuasi suhu dan kondisi cuaca yang merugikan. Vernis juga akan memberikan lapisan berkilau yang akan membuat warnanya menonjol.

  • Saat memilih semen atau nat, pilihlah produk yang bisa bertahan lama di lingkungan tempat mozaik Anda akan diletakkan. Terutama jika mozaik tersebut akan ditaruh di luar ruangan.

  • Kenakan kacamata pengaman dan sarung tangan saat mengerjakan proyek ini. Pinggiran potongan ubin kemungkinan sangat tajam. Kalau Anda akan memecahkan atau memotongnya, penggunaan kacamata dan sarung tangan akan mengurangi risiko mata Anda terkena pecahan atau tangan Anda terluka.

  • Potongan ubin
  • Alas untuk mozaik
  • Contoh desain
  • Alat pemotong kaca atau ubin
  • Adukan
  • Sendok semen
  • Sekop
  • Nat
  • Spons
  • Seember air hangat
  • Vernis

wikiHow adalah suatu "wiki", yang berarti ada banyak artikel kami yang disusun oleh lebih dari satu orang. Untuk membuat artikel ini, 15 penyusun, beberapa di antaranya anonim, menyunting dan memperbaiki dari waktu ke waktu. Artikel ini telah dilihat 271.083 kali.

Daftar kategori: Dekorasi

Halaman ini telah diakses sebanyak 271.083 kali.

Video yang berhubungan

Postingan terbaru

LIHAT SEMUA