Apa perbedaan pokok antara penelitian kualitatif dan kuantitatif?

Mungkin sebagian dari Anda masih belum paham betul mengenai perbedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif, bahkan malah belum mengetahuinya.

Umumnya, kualitatif identik dengan kata, sedangkan kuantitatif identik dengan angka. Untuk penjelasan lebih lanjut, simak perbedaan kualitatif dan kuantitatif seperti dibawah ini.

Pengertian Kualitatif dan Kuantitatif

Apa perbedaan pokok antara penelitian kualitatif dan kuantitatif?

Pengertian Kualitatif

Penelitian kualitatif merupakan metode untuk mencari data kemudian mengumpulkannya yang bersifat pemahaman dan tidak dapat diukur dengan angka.

Biasanya ditujukan untuk memperoleh alasan, pendapat, dan movitasi masyarakat terhadap sebuah data, yang nantinya disimpulkan dalam bentuk teori atau hipotesis.

Pengertian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif merupakan metode untuk mencari dan mengumpulkan data yang dapat diukur dengan persentase atau angka.

Biasanya data akan diproses lebih lanjut menggunakan teori, model, dan rumus matematika. Dan dari data tersebut nantinya akan diambil sebuah kesimpulan.

Perbedaan Kualitatif dan Kuantitatif

Apa perbedaan pokok antara penelitian kualitatif dan kuantitatif?

Berikut perbedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif.

1. Berdasarkan Jenis Data

Kualitatif

Umumnya jenis data penelitian kualitatif bersifat deskripsi, yaitu menggambarkan fenimef.na yang ditinjau dari berbagai aspek dapat ditangkap oleh peneliti.

Semakin banyak aspek, maka semakin lengkap data yang diteliti.

Kuantitatif

Umumnya, jenis data kuantitatif berupa angka. Adapun yang bersifaf deskriptif, hanyalah menjadi pelengkap data utama yang berbentuk angka.

2. Berdasarkan Tujuan

Kualitatif

Penilitian kualitatif bertujuan untuk memberikan gambaran terhadap pertanyaan yang diutarakan dalam rumusan masalah.

Namun, tujuan penelitiannya akan terus berkembang dan disesuaikan dengan kondisi pada saat melakukan pengambilan dan analisis data.

Kuantitatif

Penilitian kuantitatif bertujuan untuk  menjawab singkat pertanyaan dalam rumusan masalah. Tujuan penelitian ini akan mengarah pada hipotesa penelitian, dan arah penilitian sudah dapat terlihat.

3. Berdasarkan Instrumen yang Digunakan

Kualitatif

Instrumen yang digunakan adalah peneliti harus terjun langsung dalam penelitian agar dapat melihat dan merasakan fakta yang ada.

Kuantitatif

Instrumen yang biasa digunakan yaitu angket, kuesioner, atau instrumen yang lain.

4. Berdasarkan Obyek Penelitian

Kualitatif

Lebih terpaku pada satu penelitian obyek.

Kuantitatif

Sedangkan kuantitatif bisa lebih dari satu obyek.

5. Berdasarkan Orientasi

Kualitatif

Lebih berorientasi terhadap proses penelitian.

Kuantitatif

Lebih berorientasi terhadap hasil penelitian.

6. Berdasarkan Proses

Kualitatif

Proses yang digunakan adalah induktif.

Kuantitatif

Proses yang digunakan adalah deduktif-induktif.

7. Berdasarkan Sifat Realitas

Kualitatif

Berlandaskan pada filsafat postpositivisme atau paradigma interpretive, suatu objek atau realitas tidak dapat dilihat secara parsial dan dipecah kedalam variabel.

Kuantitatif

Berlandaskan pada filsafat positivism. Realitas dipandang sebagai suatu yang kongkrit, dapat diamati menggunakan panca indera, dapat dikategorikan dalam bentuk, jenis, warna, dan perilaku.

Serta tidak berubah, dapat diukur, dan diverivikasi. Jadi, peneliti hanya menentukan beberapa variabel dari objek yang diteliti, yang kemudian dibuat instrument untuk mengukurnya.

Contoh Kualitatif dan Kuantitatif

Apa perbedaan pokok antara penelitian kualitatif dan kuantitatif?

Contoh data kualitatif

  1. “Orang Inggris lebih tinggi dari pada orang Indonesia”. Kalimat ini menunjukkan kualitas tinggi badan. Namun, kita tidak mengetahui berapa tinggi badan orang Inggris dan tinggi badan orang Indonesia.
  2. “ Pelayanan transportasi umum yang buruk memicu kemacetan di Ibu kota”. Kualitas yang ditunjukkan dari contoh ini adalah buruknya layanan transportasi umum dan kemacetan. Namun, kita tidak mengetahui panjang kemacetan yang terjadi, jumlah kendaraan, dan sebagainya.

Contoh data kuantitatif

  1. “Harga BBM naik ke angka 11.000 rupiah”. Contoh ini merupakan data kuantitatif. Karena angkanya jelas, yaitu naik menjadi 11.000 rupiah.

  2. “Seorang mantan karyawan kesulitan membuka usaha karena membutuhkan modal 500 juta rupiah”. Contoh kuantitatif ini menujukkan suatu kualitas yang dapat diukur dengan angka, yaitu modal sebesar 500 juta rupiah.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan kualitatif dan kuantitatif dari Yuksinau. Semoga bermanfaat.

Menurut Sugiyono Metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menggambarkan, menjelaskan, menemukan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif.. Metode ini digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya eksperimen) di mana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan dengan tri-anggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif atau kualitatif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan arti dari pada generalisasi.

namun berdasarkan pendapat Strauss dan Corbin. bahwa Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang tidak dapat diperoleh dengan menggunakan prosedur-prosedur statistik atau cara-cara lain dari kuantifikasi (pengukuran).

perbedaan-perbedaan metode penelitian Kualitatif dengan Kuantitatif dapat dilihat berdasarkan hal” dibawah ini :

1. Desain Penelitian

• Kualitatif bersifat umum, fleksibel, dan dinamis. Penelitian kualitatif sendiri dapat berkembang selama proses penelitian berlangsung.

• Kuantitatif memiliki sifat yang khusus, terperinci, dan statis. Alur dari penelitian kuantatif sendiri sudah direncanakan sejak awal dan tidak dapat diubah lagi.

2. Analisis Data

• Kualitatif dapat dianalisis selama proses penelitian berlangsung.

• Kuantitatif dapat dianalisis pada tahap akhir sebelum laporan.

3. Istilah Subjek Penelitian

• Kualitatif memiliki subjek penelitian yang biasa disebut dengan narasumber.

• Kuantitatif memiliki subjek penelitian yang biasa disebut dengan responden.

4. Cara Memandang Fakta

• Kualitatif: Penelitian kualitatif memandang “Fakta/Kebenaran” tergantung pada cara peneliti menginterpretasikan data. Hal ini dikarenakan ada hal-hal kompleks yang tidak bisa sekedar dijelaskan oleh angka, seperti perasaan manusia. Penelitian kuantitatif berangkat dari data yang kemudian dijelaskan oleh teori-teori yang dianggap relevan, untuk menghasilkan suatu teori yang menguatkan teori yang sudah ada.

• Kuantitatif: Penelitian kuantitatif memandang “Fakta/Kebenaran” berada pada objek penelitian di luar sana. Peneliti harus netral dan tidak memihak. Apapun yang ditemukan di lapangan, itulah fakta. Penelitian kuantitatif berangkat dari teori menuju data.

5. Pengumpulan Data

• Kualitatif: Penelitian kualitatif lebih berfokus pada sesuatu yang tidak bisa diukur oleh hitam putih kebenaran, sehingga pada penelitian kualitatif peneliti mengorek data sedalam-dalamnya atas hal-hal tertentu. Sehingga, kualitas penelitian kualitatif tidak terlalu ditentukan oleh banyaknya narasumber yang terlibat, tetapi seberapa dalam peneliti menggali informasi spesifik dari narasumber yang dipilih.

• Kuantitatif: Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan serangkaian instrumen penelitian berupa tes/kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dikonversikan menggunakan kategori/kriteria yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kualitas penelitian kuantitatif ditentukan oleh banyaknya responden penelitian yang terlibat.

6. Representasi Data

• Kualitatif: Hasil penelitian kualitatif berupa interpretasi peneliti akan sebuah fenomena, sehingga laporan penelitian akan lebih banyak mengandung deskripsi.

• Kuantitatif: Hasil penelitian kuantitatif dipresentasikan dalam bentuk hasil penghitungan matematis. Hasil penghitungan dianggap sebagai fakta yang sudah terkonfirmasi. Keabsahan penelitian kuantitatif sangat ditentukan oleh validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan.

7. Implikasi Hasil Riset

• Kualitatif: Hasil penelitan kualitatif memiliki implikasi yang terbatas pada situasi-situasi tertentu. Sehingga, hasil penelitian kualitatif tidak bisa digeneralisasi dalam setting berbeda.

• Kuantitatif: Hasil penelitian kuantitatif berupa fakta/teori yang berlaku secara umum (generalized). Kapanpun dan di manapun, fakta itu berlaku.

8. Macam Metode

• Kualitatif: Fenomenologi, etnografi, studi kasus, historis, grounded theory.

• Kuantitatif: Eksperimen, survey, korelasi, regresi, analisis jalur, expost facto.

9. Tujuan Penelitian

• Kualitatif: Memperoleh pemahaman mendalam, mengembangkan teori, mendeskripikan realitas dan kompleksitas sosial.

• Kuantitatif: Menjelaskan hubungan antar variabel, menguji teori, melakukan generalisasi fenomena sosial yang diteliti.

10. Jenis Data

• Kualitatif: Deskriptif dan eksploratif

• Kuantitatif: Numerik dan statistik