Jelaskan apa peranan sistem operasi dalam perangkat mobile?

/en/tr_id-computer-basics/perangkat-mobile/content/

Apa itu sistem operasi?

Sistem operasi adalah perangkat lunak yang paling penting untuk menjalankan komputer. Fungsinya adalah mengelola memori komputer dan proses-proses yang berjalan di komputer, serta semua perangkat lunak dan perangkat keras. Dengan demikian, Anda dapat berinteraksi dengan komputer tanpa mengetahui bahasa komputer. Tanpa sistem operasi, maka komputer tidak akan berguna.

Mari lihat video di bawah ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang sistem operasi.

Sistem operasi bertugas mengelola seluruh perangkat lunak dan perangkat keras pada komputer. Pada suatu waktu, Anda menjalankan beberapa perangkat lunak sekaligus di komputer Anda dan dengan demikian beberapa perangkat lunak tersebut memerlukan akses ke CPU, memori, dan media penyimpanan. Sistem operasi mengatur proses-proses tersebut untuk memastikan setiap perangkat lunak berjalan normal.

Macam-macam sistem operasi

Sistem operasi biasanya sudah terpasang saat Anda pertama kali membeli komputer. Sebagian besar pengguna komputer langsung menggunakan sistem operasi tersebut, tetapi mereka dapat mengubahnya dengan sistem operasi yang lain. Terdapat tiga sistem operasi komputer yang umum digunakan yaitu Microsoft Windows, Mac OS X, dan Linux.

Saat ini, sistem operasi modern telah menggunakan antarmuka pengguna grafis (disebut GUI). Melalui GUI, Anda dapat menggunakan mouse untuk klik ikon, tombol, dan menu. Selain itu, GUI menampilkan semua informasi pada komputer menggunakan kombinasi grafis dan teks.

Setiap sistem operasi memiliki GUI yang berbeda-beda, maka mungkin Anda membutuhkan waktu beberapa saat untuk beradaptasi dengan GUI yang baru. Sistem operasi modern telah dirancang untuk dapat digunakan dengan mudah dan mayoritas memiliki fitur-fitur dasar yang sama.

Microsoft Windows

Microsoft menciptakan sistem operasi Windows pada pertengahan tahun 1980-an. Sampai hari ini sudah terdapat banyak versi Windows, tetapi versi-versi yang terbaru adalah Windows 10 (dirilis pada tahun 2015), Windows 8 (dirilis pada tahun 2012), Windows 7 (dirilis pada tahun 2009), dan Windows Vista (dirilis pada tahun 2007). Windows sudah terpasang langsung pada komputer-komputer baru sehingga membuatnya menjadi sistem operasi yang populer.

Pelajari panduan kami lebih lanjut tentang Windows Windows Basics dan versi-versi Windows.

Mac OS X

Mac OS adalah sistem operasi yang dibuat oleh Apple. Sistem operasi ini sudah terpasang pada semua komputer Macintosh (disebut Mac) baru. Semua versi Mac OS yang terbaru dikenal sebagai OS X (diucapkan OS Ten), termasuk beberapa versi lainnya seperti El Capitan (dirilis pada tahun 2015), Yosemite (dirilis pada tahun 2014), Mavericks (dirilis pada tahun 2013), Mountain Lion (dirilis pada tahun 2012), dan Lion (dirilis pada tahun 2011) .

Berdasarkan StatCounter Global Stats, pangsa pasar pengguna sistem operasi Mac OS kurang dari 10 persen dari pengguna global sistem operasi. Statistik ini jauh lebih rendah dari persentase pengguna sistem operasi Windows (lebih dari 80 persen). Salah satu penyebabnya adalah bahwa harga komputer Apple cenderung lebih mahal. Namun, banyak orang lebih menyukai tampilan sistem operasi Mac OS X daripada Windows.

Pelajari tutorial kami tentang OS X Basics dan versi-versi OS X untuk informasi lebih lanjut.

Linux

Linux (diucapkan LINN-ux) adalah jenis sistem operasi open-source, yang kode programnya (source code) dapat dimodifikasi dan didistribusikan oleh siapa saja di seluruh dunia. Sistem operasi Linux berbeda dari sistem operasi Windows yang bersifat proprietary (modifikasi kode program hanya dapat dilakukan oleh perusahaan pencipta Windows). Beberapa keuntungan Linux adalah gratis dan tersedia banyak varian Linux yang dapat Anda pilih sesuai keinginan Anda.

Menurut StatCounter Global Stats, pangsa pasar pengguna sistem operasi Linux kurang dari 2 persen dari pengguna global sistem operasi. Namun, sebagian besar komputer server menggunakan Linux karena relatif mudah untuk dimodifikasi.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang macam-macam distribusi Linux, maka Anda dapat akses di Ubuntu , Linux Mint, dan Fedora, atau akses di Linux Mint Resources . Untuk daftar yang lebih rinci, Anda dapat mengunjungi di The Best Linux Distributions .

Sistem operasi untuk perangkat mobile

Sistem operasi yang telah kita pelajari sejauh ini dirancang untuk digunakan pada komputer desktop dan laptop. Perangkat mobile (seperti ponsel, komputer tablet, dan pemutar MP3) berbeda dari komputer desktop dan laptop, sehingga mereka menggunakan sistem operasi yang dirancang khusus untuk perangkat mobile. Contoh-contoh dari sistem operasi pada perangkat mobile adalah Apple iOS dan Google Android. Gambar di bawah ini merupakan screenshot sistem operasi iOS pada iPad.

Fitur-fitur sistem operasi pada perangkat mobile umumnya tidak sama persis seperti sistem operasi yang dibuat untuk komputer desktop dan laptop, sehingga perangkat mobile tidak mampu menjalankan semua jenis perangkat lunak yang dapat dijalankan pada komputer dekstop atau laptop. Namun, Anda masih bisa melakukan banyak hal melalui perangkat mobile, misalnya menonton film, browsing, mengelola kalender, dan bermain game.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang sistem operasi perangkat mobile, Anda dapat mempelajarinya di Mobile Devices.

/en/tr_id-computer-basics/memahami-macammacam-aplikasi/content/

PENGENALAN SISTEM OPERASI MOBILE PEMOGRAMAN MOBILE 2

Daftar Anggota Kelompok ALIF LUTHFI / 15.11.0136 FAHRUR AZIZ ROHMANUR AMIN / 15.11.0167 ERRINA AZIZAH / 15.11.0171 IRA ARSHINTA WARDANI / 15.11.0152 INAYATUL ISNAENI / 15.11.0145 WILDATUL AULIA / 15.11.0146

Pengertian Pemrograman Mobile Pemrograman mobile bukan hanya tentang membangun aplikasi telepon. Tetapi pemrograman mobile adalah semua pengembangan untuk segala jenis perangkat mobile. Pemrograman mobile mencakup pengembangan ataupun pembuatan aplikasi untuk ponsel, tablet, jam tangan pintar, dan semua jenis perangkat lain yang dapat dipakai dan dijalankan pada beberapa jenis sistem operasi mobile. Hal tersebut tidak berarti mengembangkan aplikasi mobile saja, karena juga harus memikirkan bagaimana aplikasi yang dibuat akan digunakan dan diakses ataupun dapat dioperasikan pada perangkat mobile yang ada.

Sistem Operasi Perangkat Bergerak Perangkat komputasi bergerak seperti pada smartphone dan tablet, tidak bisa dilepaskan dari adanya sistem operasi (operating system). Sebagaimana sistem operasi pada komputer, sistem operasi pada perangkat mobile berfungsi untuk mengelola sumber daya perangkat bergerak dan menyediakan layanan (servis) yang bersifat umum agar bisa diakses oleh aplikasi yang berjalan di atasnya. Sistem operasi pada perangkat mobile memadukan kemampuan sistem operasi pada komputer dengan kemampuan untuk mengelola komponen yang biasa ada dalam perangkat mobile seperti layar sentuh, jaringan seluler, bluetooth, WiFi, navigasi GPS, NFC, dan fitur standar lainnya. Jadi sistem operasi perangkat bergerak memiliki kelebihan dalam mengelola secara langsung hardware yang disertakan.

Software Development Software Development adalah salah satu tipe proyek IT yang berfokus pada penciptaan atau pengembangan perangkat lunak. Software Development dapat didetailkan lagi menjadi penciptaan software untuk memenuhi kebutuhan manusia, desain software, dan pengembangan software aplikasi perusahaan, atau pengembangan platform (Wales, 2012). Softawe Development mobile diantaranya ada : 1. Android Studio Android Studio adalah IDE (Integrated Development Environment) resmi untuk pengembangan aplikasi Android yang dikeluarkan oleh Google. 2. Eclipse Eclipse adalah sebuah IDE untuk yang di gunakan untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan di semua platform/OS oleh karena itu dinamakan dengan (platform-independent).

Arsitektur Sistem Operasi Mobile Pembeda antara seorang pengguna Android dan seorang developer Android adalah kemampuan seorang developer untuk memahami seluk beluk aplikasi Android. Jadi, sebelum mulai mengembangkan aplikasi Android ada baiknya memahami hal-hal yang dasar terlebih dahulu, yaitu Arsitektur dari Android. Beberapa orang dari Google juga menyebut arsitektur Android sebagai Android Stack (Tumpukan Android). Arsitektur Android terdiri dari berbagai lapisan dan setiap lapisan terdiri dari beberapa program yang memiliki fungsi berbeda. Berikut ini adalah lapisan-lapisan Android dari yang paling dalam hingga paling luar, Android stack tersebut diantaranya :

Linux Kernel Di lapisan terbawah Arsitektur Android terdapat Linux Kernel. Lapisan ini tidak benar benar berinteraksi dengan pengguna maupun developer, tapi lapisan ini merupakan jantung dari seluruh sistem di Android karena lapisan inilah yang memberikan fungsi-fungsi berikut pada sistem Android : Abstraksi Hardware Program Manajemen Memory Pengaturan Sekuritas Manajemen Energi Software ( Baterai ) Driver (Driver adalah program yang mengontrol hardware) Network Stack

Library Library membawa sekumpulan instruksi untuk mengarahkan perangkat Android kita dalam menangani berbagai tipe data. Contohnya,perekam dari berbagai macam format Video dan Audio ditangani oleh Media Framework Library. Berikut adalah beberapa kegunaan Library : Surface Manager : Mengolah tampilan Windows Pada Layar SGL : Grafik 2 Dimensi Open GL|ES : Grafik 3 Dimensi maupun 2 Dimensi Media Framework : Menunjang perekaman dari berbagai macam format audio, video, dan gambar Free Type : Penerjemah Font WebKit : Mesin Browser libc (System C libraries) SQLite : Database Open SSL : Sekuritas Jaringan

Android Runtime Terletak pada level yang sama dengan lapisan Library juga terdapat Lapisan Android Runtime dan juga sekumpulan Library Java yang dikhususkan untuk Android. Programmer Aplikasi Android membuat aplikasinya menggunakan bahasa pemrograman Java. Dalam lapisan Android Runtime juga terdapat Dalvik VM (Virtual Machine). Dalvik Virtual Machine adalah sejenis Java Virtual Machine yang didesain khusus dan dioptimasikan untuk Android. Dalvik VM menggunakan fitur inti Linux seperti manajemen memory dan multi-threading. Dalvik VM membuat setiap Aplikasi Android dapat berjalan dengan prosesnya sendiri.

Application Framework Lapisan ini berinteraksi langsung dengan aplikasi kita. Program-program di atas memanajemen fungsi dasar dari perangkat seperti manajemen Resource, Manajemen Panggilan, Manajemen Window dll. Sebagai seorang developer, kita dapat melihat lapisan ini sebagai alat dasar yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi. Beberapa program penting pada Application Framework antara lain: Activity Manager − Mengontrol semua aspek dari siklus hidup aplikasi dan Activity Stack. Content Providers − Mengizinkan aplikasi untuk mempublikasikan dan berbagi data dengan aplikasi lainnya. Resource Manager − Memberikan akses kepada resources yang bukan kode seperti strings, setting warna, dan layout User Interface. Notifications Manager − Membuat aplikasi dapat menampilkan pengingat dan notifikasi kepada pengguna. View System − Digunakan untuk membuat User Interface aplikasi

Application Aplikasi berada pada lapisan terluar dari Arsitektur Android. Pengguna awam Android pasti akan berinteraksi dengan lapisan ini untuk fungsi umum seperti menelepon, mengakses website, dll. Lapisan di bawah dari lapisan aplikasi ini diakses kebanyakan oleh Developer, Programmer atau sejenisnya. Beberapa aplikasi standar yang pasti ada pada setiap perangkat, seperti: Aplikasi SMS Kalender Web Browser Contact Manager

Versi-versi Sistem Operasi Pesatnya perkembangan industri dan kebutuhan konsumen akan samartphone membuat para software development membuat dan saling bersaing untuk menciptakan sebuah sistem operasi bagi perangkat bergerak / smartphone, tablet, dst. Adapun beberapa sistem operasi yang ada saat ini diantaranya : Apple (iOS) iOS adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Apple. Ini awalnya bernama OS iPhone, namun diganti namanya menjadi iOS pada bulan Juni 2009. iOS saat ini berjalan di iPhone, iPod touch, dan iPad. Android Android adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Google. Ini digunakan oleh beberapa smartphone dan tablet. Contohnya termasuk Sony Xperia, Samsung Galaxy, dan Google Nexus One.

Windows Phone Windows Mobile adalah salah satu sistem operasi (OS) mobile yang dikembangkan oleh Microsoft dan di desain untuk digunakan pada smartphone dan perangkat nirkabel lainya. Versi terbaru saat ini ‘Windows 10 Mobile’ dan fitur-fiturnya dikembangkan menggunakan Microsoft Windows API. RIM (Blackberry) BlackBerry OS adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan RIM yang mendukung layanan multitasking untuk produk BlackBerry. BlackBerry diperkenalkan tahun 1997 oleh Perusahaan Kanada, Research in Motion(RIM) yang mampu menyampaikan informasi jaringan data nirkabel.

Symbian OS Symbian OS adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. Saat ini Symbian OS banyak telah banyak digunakan oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi mobile pada berbagai jenis produk mereka yang bervariasi. Variasi dari sisi hardware ini dimana Symbian OS diimplementasi dapat dimungkinkan karena sistem operasi ini memiliki antarmuka pemprograman aplikasi (Application Programming Interface; API).

Perbandingan Sistem Operasi Mobile Google Android dan Apple IOS adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan terutama di teknologi seluler, seperti smart phone dan tablet. Android sekarang merupakan platform smartphone yang paling umum digunakan di dunia dan digunakan oleh banyak produsen ponsel yang ada. iOS hanya digunakan pada perangkat Apple, seperti iPhone.

Developer Google (Android) Apple Inc. (iOS) Peluncuran pertama 23, September 2008 29, Juli 2007 Source model Open source Tertutup, dengan komponen open source. Keluarga OS Linux OS X, UNIX File transfer Lebih mudah dari iOS. Menggunakan port USB dan aplikasi desktop Transfer File Android. Foto dapat ditransfer melalui USB tanpa aplikasi. Lebih sulit. File media dapat ditransfer menggunakan aplikasi desktop iTunes. Foto dapat ditransfer keluar melalui USB tanpa aplikasi. Tersedia di Banyak ponsel dan tablet. Produsen utama adalah Samsung, Motorola, LG, HTC dan Sony. Nexus dan Pixel adalah perangkat Android murni, perangkat lunak bundel produsen lainnya. iPod Touch, iPhone, iPad, Apple TV (generasi ke-2 dan ke-3) Internet browsing Google Chrome (atau Browser Android pada versi lama; Browser lain tersedia) Mobile Safari (Browser lain tersedia) App store Google Play 1,000,000 apps. Apple app store 1,000,000 apps Bahasa yang tersedia 100 Bahasa 34 Bahasa

Versi Terbaru Android 8.0.0, Oreo (21, Aug 2017) 11 (19, Sep 2017) Toko aplikasi alternatif Beberapa toko aplikasi alternatif selain Google Play Store. (misalnya Aptoide, Galaxy Apps) Apple memblokir toko aplikasi pihak ke-3. Ponsel akan terkunci jika Anda mendownload aplikasi dari toko lain. Masa pakai baterai dan manajemen Banyak produsen ponsel Android melengkapi perangkat mereka dengan penghemat baterai dengan umur lebih panjang. Perangkat Apple umumnya memiliki kapasitas baterai yang tidak sebesar baterai smartphone lain. Namun, Apple mampu meminimalkan kosumsi baterai sebagai pengoptimalan perangkat keras / perangkat lunak. Open source Kernel, UI, dan beberapa aplikasi standar Kernel iOS bukan open source namun berbasis open source Darwin OS.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Operasi Mobile Kelebihan, bisa melakukan lebih dari sekadar fitur telepon dan bisa memiliki perangkat keras yang lebih tinggi yang tidak dimiliki fitur telepon seperti RAM, Prosesor dan sebagainya. Sistem oprasi mobile menyediakan fungsi yang lebih banyak dan lebih maju dan internet bekerja lebih baik pada sistem operasi mobile. Cukup, smartphone seperti komputer di saku Anda. Android, iOS, Symbian dan Windows Phone adalah semua OS smartphone sehingga bisa mereka lakukan lebih dari sekedar fitur khas ponsel biasa.   Kelemahan utama dari sistem operasi mobile adalah smartphone (yang merupakan ponsel yang berjalan di OS dan bisa melakukan lebih dari sekadar fitur telepon) lebih banyak memerlukan daya batrai yang membuat masa pakai baterai lebih pendek.

Pengembangan Operasi Mobile Dalam mengembangkan aplikasi mobile memiliki keunikan, karena setiap platform memiliki bahasa pemrograman dan perangkat pengembangan yang berbeda. Ditambah lagi setiap platform memiliki keunikan API (Application Programming Interface) sendiri-sendiri berbeda antara satu dengan yang lain. Mengembangkan aplikasi untuk platform Android, maka menggunakan Android Studio dan memahami bahasa pemrograman Java. Sedangkan jika mengembangkan aplikasi untuk platform iOS, maka perangkat lunak yang digunakan adalah Apple XCode dan memahami bahasa pemrograman Swift atau Objective-C. Lalu bagaimana jika ingin mengembangkan aplikasi untuk Android dan iOS sekaligus?

Hal tersebut dapat diterapkan dan dapat menggunakan perangkat pengembangan multi-platform, diantaranya : Xamirin Xamarin merupakan perusahaan tersendiri dan memiliki tools sendiri. Setelah dibeli oleh Microsoft, kini perangkat pengembangan Xamarin sudah terintegrasi menjadi satu dengan Visual Studio. Sebuah IDE (Integrated Development Environment) dari Microsoft. Dengan menggunakan Xamarin kamu dapat mengembangkan aplikasi mobile dengan menggunakan bahasa pemrograman C# atau F#dan bisa berjalan di Android, iOS, dan Windows Phone sekaligus. React Native Dikembangkan oleh Facebook dan menggunakan bahasa pemrograman JavaScript. Dengan menggunakan React Native kamu dapat mengembangkan aplikasi untuk sistem operasi Android dan iOS. Jika sudah terbiasa menggunakan JavaScript untuk mengembangkan Web, maka React Native sangat cocok untuk kamu. Sama seperti Xamarin, kamu juga bisa mengembangkan komponen-komponen dan fungsi-fungsi pada React Native jika kamu paham Java untuk Android dan Swift/ObjectiveC untuk di iOS.

Phonegap Salah satu pemain lama di dunia pengembangan aplikasi mobile lintas platform. Phonegap paling mudah digunakan, tapi termasuk cukup lambat dari sisi performa aplikasi yang dihasilkan. Dengan Phonegap kamu dapat membungkus aplikasi web yang ditulis dengan HTML, CSS, dan JavaScript menjadi sebuah aplikasi mobile. Ionic Framework Salah satu framework untuk mengembangkan aplikasi lintas platform yang sedang naik daun dan berbasis Phonegap. Menggunakan AngularJS sebagai kerangka pengembangannya. Ionic cocok digunakan jika latar belakangmu adalah pengembang aplikasi Web yang sudah terbiasa menggunakan AngularJS. Walaupun berbasis Phonegap, dari sisi performa aplikasi yang dihasilkan jauh lebih baik dibanding menggunakan Phonegap itu sendiri.

Video yang berhubungan

Postingan terbaru

LIHAT SEMUA